Sejarah Singkat

Just another WordPress site

SEJARAH SINGKAT

Penyelenggaran Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) di Kabupaten Musi Banyuasin ini merupakan realisasi dari gagasan Bupati Musi Banyuasin H. Dodi Reza Alex Noerdin yang menginginkan adanya media komunikasi yang efektif antara masyarakat sebagai penerima layanan publik dengan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin sebagai Penyelenggara Layanan Pubilk. Keinginan ini pertama kali dikemukakan di hadapan Mahasiswa IT dan Relawan TIK Se-Sumatera Selatan yang hadir pada Acara Launching Sumsel Smart & Care (S2C) di Griya Agung Palembang tanggal 20 November 2018.

Sebagai tindak lanjutnya, Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi
ketika menjabat sebagai Pelaksana Tugas Bupati Musi Banyuasin,
mengajukan permohonanan kepada Menteri Komunikasi dan Informatika RI
melalui Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika dengan
Surat Nomor : …. Tangga 6 Maret 2018 Perihal Pembukaan Akses Layanan
NTPD 112 kepada Seluruh Operator Telekomunikasi. 

Keseriusan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin untuk menyelenggarakan
NTPD 112 ini, dibuktikan pada tanggal 29 Juni 2018 diundangkannya
Peraturan Bupati Musi Banyuasin Nomo 71 Tahun 2018 tentang
Penyelenggarana Nomor Tunggal Panggilan Darurat di Kabupaten Musi
Banyuasin. Peraturan Bupati ini selain menjadi  payung hukum juga
bertujuan untuk membentuk Sistem Panggilan Darurat Secara Terpadu,
Menyatukan Nomor Panggilan Darurat untuk mempermudah masyarakat,
mempercepat penanggulangan keadaan darurat dan mempermudah koordinasi
antar perangkat daerah/intansi kerja terkait.

Guna melaksanakan Layanan NTPD yang diberinama Layanan Muba Siaga 112
ini, Bupati Musi Banyuasin telah membentuk Pelaksana Layanan Muba Siaga
112 yang akan melaksanakan tugas selama 24 jam setiap hari selama 7
Hari dalam seminggu secara terus menerus, yang ditetapkan dengan
Keputusan Bupati Musi Banyuasin Nomor : 566/KPTS-DINKOMINFO/2018
TERTANGGAL 26 SEPTEMBER 2018. Dalam Keputusan Bupati tersebut ditetapkan
Dinas Komunikasi dan Informatika berkedudukan sebagai Pusat Panggilan
Kedaruratan dan Perangkat Daerah Terkait, yaitu : Badan Penanggulangan
Bencana Daerah; Dinas Kesehatan; Satuan Polisi Pamong Praja,; Dinas
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak; Dinas Perhubungan; Dinas
Sosial; Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan; dan RSUD Sekayu
berkedudukan sebagai Unit Penanganan Kedaruratan.

Pada tanggal 27 Agustus 2018, Bupati Musi Banyuasin mengirim kembali
surat kepada Menteri Komunikasi dan Informatika RI melalui Direktur
Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika tentang Kesiapan
Penyelenggaraan NTPD 112 di Kabupaten Musi Banyuasin dengan Surat Nomor :
….  Kemudain terbitlah Surat Dirktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan
Informatika Nomor : …. Tanggal 5 September 2018 yang telah meminta
Operator Telekomunikasi, meliputi : PT. TELKOM, PT. TELKOMSEL, PT.
INDOSAT OOREDEO, PT. XL AXIATA/AXIS TELEKOM, PT. HUTCHISON 3 INDONESIA
DAN PT. SMARTFREN untuk memberikan dukungan implementasi Layanan Muba
Siaga 112.

Akhirnya, pada tanggal  25 Oktober 2018 di Op Room  Pemerintah
Kabupaten Musi Banyuasin dilaksanakan Launching Layanan Muba Siaga 112
oleh Ketua Ombudsman RI Amzulian Rifai , Direktur Jenderal
Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemkominfo RI diwakili Direktur Pita
Lebar Benyamin Sura dan Bupati Musi Banyuasin H. Dodi Reza Alex Noerdin
yang ditandai dengan  penekanan Tombol Alarm Kedaruratan dan Penelponan
Perdana 112.